<p>Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban, MTsN 1 Padang Lawas Utara Maknai Idul Adha dengan Semangat Berbagi</p><p>Padang Lawas Utara – Tim Humas Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, keluarga besar MTsN 1 Padang Lawas Utara melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Jumat yang bertepatan dengan 12 Zulhijah 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. 29/05</p><p>
Pada tahun ini MTsN 1 Padang Lawas Utara menyembelih satu ekor sapi kurban yang berasal dari partisipasi tujuh orang guru dan tenaga kependidikan. Dana kurban dihimpun secara sukarela selama satu tahun sebagai bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan syariat Islam dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.</p><p>
Kegiatan penyembelihan hewan kurban dihadiri oleh Kepala MTsN 1 Padang Lawas Utara, dewan guru, tenaga kependidikan, staf honorer, serta sejumlah peserta didik yang turut membantu proses pelaksanaan kegiatan.</p><p>
Kepala MTsN 1 Padang Lawas Utara, Malik Ritonga, S.Pd.I., menyampaikan bahwa ibadah kurban memiliki makna yang sangat mendalam, tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
“Ibadah kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat belajar secara langsung tentang pentingnya gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” ujarnya.</p><p>
Proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan daging kurban dilakukan secara gotong royong oleh panitia yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Selanjutnya, daging kurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar madrasah, peserta didik yang membutuhkan, serta guru dan pegawai sebagai penerima manfaat.</p><p>
Melalui pelaksanaan kurban ini, MTsN 1 Padang Lawas Utara berharap dapat terus mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.</p><p>
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diikuti oleh seluruh panitia dan warga madrasah dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan rasa syukur.
(Aj_Daulay)}
Pada tahun ini MTsN 1 Padang Lawas Utara menyembelih satu ekor sapi kurban yang berasal dari partisipasi tujuh orang guru dan tenaga kependidikan. Dana kurban dihimpun secara sukarela selama satu tahun sebagai bentuk komitmen bersama dalam melaksanakan syariat Islam dan menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.</p><p>
Kegiatan penyembelihan hewan kurban dihadiri oleh Kepala MTsN 1 Padang Lawas Utara, dewan guru, tenaga kependidikan, staf honorer, serta sejumlah peserta didik yang turut membantu proses pelaksanaan kegiatan.</p><p>
Kepala MTsN 1 Padang Lawas Utara, Malik Ritonga, S.Pd.I., menyampaikan bahwa ibadah kurban memiliki makna yang sangat mendalam, tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
“Ibadah kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat belajar secara langsung tentang pentingnya gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT,” ujarnya.</p><p>
Proses penyembelihan, pemotongan, hingga pengemasan daging kurban dilakukan secara gotong royong oleh panitia yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Selanjutnya, daging kurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar madrasah, peserta didik yang membutuhkan, serta guru dan pegawai sebagai penerima manfaat.</p><p>
Melalui pelaksanaan kurban ini, MTsN 1 Padang Lawas Utara berharap dapat terus mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai keagamaan.</p><p>
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang diikuti oleh seluruh panitia dan warga madrasah dalam suasana penuh kekeluargaan, kebersamaan, dan rasa syukur.
(Aj_Daulay)}